Sabtu, 16 April 2016

SUNNAH RASUL

Biar tidak salah pemahaman
Sunnah Rosul dalam pandangan syariat adalah sikap, tindakan, ucapan dan cara Rosululloh SAW menjalani hidupnya atau suatu aktifitas dilakukan oleh Rosululloh SAW dengan penjagaan Alloh Swt .
Namun dalam pergaulan sehari-hari, sering kita dengar istilah Sunnah Rosul pada malam Jumat. Sunnah Rosul populer di malam Jumat adalah hubungan suami istri atau ML.
Apakah yang melatar belakangi penyebutan Sunnah Rosul menjadi sebuah aktifitas seks? Benarkah malam Jumat sebagai malam yang dianjurkan untuk berhubungan seksual? Berikut ini beberapa jawabannya:
PERTAMA
Ada perkataan yang dianggap hadits: Barangsiapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (kamis malam) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi[Dalam hadits yang lain disebutkan sama dengan membunuh 1000 atau 7000 yahudi]
Hadits di atas tidak akan Anda temukan dalam Kitab manapun. Baik kumpulan hadits dhoif apalagi shohih. Artinya, hadits Sunnah Rosul pada malam Jumat tersebut, apalagi sama dengan membunuh 100 Yahudi, adalah bukan Hadits alias palsu yang dikarang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
So, STOPmengatakan Sunnah Rosul sebagai pengganti dari istilah berhubungan suami istri atau ML.
KEDUA
Ada haditsnya shohih namun tidak mengatakan secara gamblang bahwa itu adalah hubungan seks suami istri yaitu:
Dari Abu Hurairoh ra, dari Rosululloh Saw :
Barangsiapa mandi di hari Jumat SEPERTI MANDI JANABAH, kemudian datang di waktu yang pertama (mendatangi masjid untuk shalat Jumat), ia seperti berkurban seekor unta. Barangsiapa yang datang di waktu yang kedua, maka ia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang datang di waktu yang ketiga, ia seperti berkurban seekor kambing gibas. Barangsiapa yang datang di waktu yang keempat, ia seperti berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang di waktu yang kelima, maka ia seperti berkurban sebutir telur. Apabila imam telah keluar (dan memulai khutbah), malaikat hadir dan ikut mendengarkan dzikir (khutbah).
(HR. Bukhori no. 881 Muslim no. 850)
Hadits tersebut menunjukkan keutamaan sholat Jumat, namun di situ disebutkan juga tentang mandi junub (ghuslal janabah) pada hari Jumat. Sedangkan mandi junub salah satunya dilakukan setelah ada aktifitas hubungan seksual. Mungkin, daripada melakukan mandi besar tanpa alasan, maka dibuatlah alasannya)
Jika kita menganggap pendapat ini adalah pendapat kuat, maka anjuran melakukan hubungan intim di hari Jumat seharusnya dilakukan sebelum berangkat sholat Jumat di siang hari , bukan di malam Jumat, karena batas awal waktu mandi untuk sholat Jumat adalah setelah terbit fajar hari Jumat.
Lalu sebenarnya sunnah apa yang dilakukan Rosululloh di malam/hari Jumat?
Sunnah Rosul untuk dilakukan pada malam/hari Jumat, diantaranya:
1. Memperbanyak membaca Sholawat
Sabda Rosululloh Saw Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari Jumat karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari Jumat, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku. (HR. Baihaqi)
2. Membaca Al Quran khususnya surat Al Kahfi.
Sabda Rosululloh Saw : Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan diberikan cahaya baginya diantara dua Jumat. (HR. Al Hakim)
Tentu saja lebih baik lagi jika dikaji dan ditadabburi ayat-ayatnya.
3. Memperbanyak doa
Rosululloh Saw bersabda, Hari Jumat itu dua belas jam. Tidak ada seorang muslim pun yang memohon sesuatu kepada Alloh SWT dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Alloh. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ashar. (HR. Abu Dawud)
4. Sholat Jumat
Rosululloh SAW bersabda, Sholat Jumat itu wajib atas tiap muslim dilaksanakan secara berjamaah terkecuali empat golongan yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan orang sakit(HR.Abu Daud dan Al Hakim)....itulah arti sebenarnya yang dikatakan SUNNAH ROSUL......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar